Archive for November, 2006

Cinta (bikin) Buta

Tuesday, November 14th, 2006

Dukun itu menatapku dengan tajam ketika kumasuki ruangannya yang gelap itu dan duduk dihadapannya.

“Mbah….minta tolong mbah”

“Wanita cantik kayak kamu mau apa?” katanya tanpa mengalihkan pandangannya.

“Ini Mbah, ada cowok yang saya suka, Mbah. Dia sering gonta-ganti cewek. Minta ramuan Mbah, biar dia jadi suka sama saya aja, Mbah”. Dukun itu mengangguk-angguk sambil menutup matanya.
“1.500.000 di muka, 200.000 untuk seterusnya”. Aku terdiam mendengar tarif yang ia sebutkan.

“Gak ada yang lebih murah mbah?”

“Murah??! Segitu udah paling murah!” kata dukun itu sambil membelalakkan matanya,

“Membuat orang jadi suka sama seseorang yang lain tuh susaaaah…..susaaaaaah!”.

Aku terdiam mendengarnya.  Aku tak menyangka segitu besarnya uang yang harus kukeluarkan.

“Ada cara lain….” kata dukun itu sambil tersenyum licik.

“Kamu berubah saja jadi yang dia suka…..itu lebih mudaaaaaah….lebih mudaaaaah” 

“Ehm….harganya?”

“Oh! Harganya hanya 300.000, sekali saja.” Aku tersenyum mendengarnya, tampaknya harapanku untuk dekat dengan cowok pujaanku akan segera menjadi kenyataan.

“Tapi ingat!!!” kata dukun itu tiba-tiba

“Kamu akan berubah jadi orang yang dia suka dan……TIDAK BISA kembali lagi!” katanya mengagetkan aku hingga aku sedikit terlonjak dari dudukku.

“Ingat itu!! Kamu yakin mau?” tanyanya sambil mendekatkan wajahnya.

“Eh…yakin mbah…mau mbah!”

“Baik……ambil ini” katanya sambil menyerahkan satu botol kecil cairan kental.

“Minum ini semuanya malam ini. Nanti, waktu kamu bangun, kamu udah jadi orang yang disukai cowok yang kamu suka itu!!!”

*******

Aku terbangun dengan sebentuk wajah yang tak pernah kuduga pernah kulihat saat aku bangun. Dia duduk di pinggir tempat tidurku sambil menatapku.

“Hai…tidurnya lelap sekali” katanya sambil tersenyum manis. Senyum yang tak pernah kusangka akan menjadi milikku.

“Aku kangen sekali sama kamu” katanya lagi sambil mengenggam tanganku.

“Aku sudah putus dengan Risa, dia terlalu cerewet! Aku gak pernah ngerti! Aku sudah sering  gonti-ganti pacar, tapi mereka tetap saja mengejarku! Padahal aku cuman suka…cinta…satu orang…” ia berhenti sesaat sambil menatapku tajam, “kamu..” sambungnya sambil mengangkat tanganku dan menciumnya. Aku pun berusaha bangkit dan duduk dihadapannya.

“Aku juga sa….” aku berhenti berbicara ketika kusadari suaraku berat dan merasa aneh dengan tubuhku.

“Kenapa? Kamu kenapa?” tanyanya menyadari kekagetanku.

Seketika itu pula aku menoleh ke arah cermin yang ada diruangan itu. Dan aku melihat dirinya mengenggam tangan COWOK lain….bukan..itu bukan cowok lain, itu adalah AKU!!!!

Depok Ekspress

Sunday, November 5th, 2006

Ada seorang ibu-ibu baru tiba di statsiun gambir dari surabaya. Ia hendak mengunjungi anaknya di bogor. Dibelinya tiket KRL bogor ekspress. Tak lama sebuah kereta memasuki stasiun.
"Maaf, pak….ini kereta apa?" tanya ibu itu ke bapak yang berdiri di sebelahnya.
"Oh, ini depok ekspress" kata bapak itu.Ibu itu mengangguk-angguk sebelum kembali bertanya,
"Berhenti di stasiun bogor gak?"
"Aduh, ibu…kereta depok ekspress gak berhenti di stasiun bogor" kata bapak tadi sambil menahan tawanya,
"Namanya juga depok ekspress Bu, gak BERHENTI LAGI di stasiun-stasiun lain. Langsung STASIUN Depok!!"